Pentingnya Peran Anak Muda dalam Penanganan Isu Perubahan Iklim dan Perlindungan Hutan
Selama ribuan tahun, manusia hidup berdampingan dengan alam. Terlebih dengan peningkatan populasi manusia, kita telah mengeluarkan sumber daya pada tingkat yang jauh lebih tinggi. Hal ini mengakibatkan kerusakan lingkungan seperti yang kita rasakan dalam bentuk pemanasan global dan perubahan iklim.
Isu perubahan iklim dan pemanasan global saat ini memang telah menjadi kekhawatiran seluruh negara didunia. Penanganan perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan merupakan bagian dari tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).
Dengan kondisi tersebut dilakukan berbagai upaya dan kebijakan untuk mengatasi dampak yang ditimbulkan. Mulai dari penerapan konsep ekonomi sirkular yang dianggap sebagai anti sintesis dari kegiatan ekonomi linier, mengurangi pemakaian bahan bakar fosil sampai kebijakan pajak karbon. Namun semua kebijakan tersebut tentunya juga harus dipahami dan didukung oleh semua pihak.
Bukan hanya pemerintah saja tetapi harus melibatkan semua unsur disektor swasta, pengusaha dan juga masyarakat. Diperlukan adanya kesadaran dan partisipasi semua pihak agar dampak perubahan iklim dapat diatasi dan pembangunan berkelanjutan dapat dilaksanakan. Upaya ini bukan hanya untuk generasi sekarang saja tetapi untuk generasi yang akan datang.
Oleh karena itu memiliki kesadaran terhadap kelestarian alam harus dimiliki oleh masyarakat, guna mengurangi dampak dari kerusakan lingkungan. Meskipun saat ini banyak negara telah mengambil langkah untuk mempromosikan kelestarian alam dan meningkatkan kesehatan lingkungan, namun jika konsumsi sumber daya tidak dikurangi, maka akan tetap mengancam kehidupan di masa depan.
Ancaman perubahan iklim dan bencana alam menjadi perhatian berbagai pihak sehingga fokus terhadap pelestarian lingkungan, mengingatkan peran penting generasi muda dalam mencegah pemanasan global dan perubahan iklim.
Pelibatan generasi muda dalam pengendalian perubahan iklim sangatlah penting. Keberadaan generasi muda saat ini, menjadi yang terbesar dalam sejarah. Ini saatnya generasi muda Indonesia menunjukkan potensi besar yang dimiliki, dan menjadi bagian penting dalam pengambilan keputusan.
Saat ini membutuhkan generasi penerus dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan sumber daya alam Indonesia ke depan, yang dibekali pendidikan, pengetahuan dan leadership (kepemimpinan). Ini adalah awal dari potensi untuk membangun dan menjaga lingkungan hidup, melalui generasi muda berwawasan lingkungan yang mencintai Indonesia
Anak muda Indonesia juga dapat saling berkontribusi dan berkonsultasi dalam mengatasi masalah iklim global. Aksi bisa dilakukan dalam skala kecil terlebih dulu di lingkungan sekitar. Mereka perlu mendorong masyarakat untuk berubah dari sistem dan model bisnis tidak ramah lingkungan yang telah ada.
Berbagai bentuk kampanye dapat dilakukan dalam bentuk konser musik, olahraga bersama, pameran, dan kolaborasi dengan organisasi non-pemerintah sejenis untuk meningkatkan kesadaran. Perlu juga untuk menumbuhkan kecintaan pada lingkungan oleh generasi muda yang bisa dilakukan dengan beberapa alternatif strategi. Pertama, menjadikan pendidikan sebagai kunci. Pemberian informasi yang akurat mengenai isu-isu lingkungan perlu diberikan pada generasi muda melalui pendidikan.
Generasi muda harus memiliki akses terhadap studi lingkungan, dan menumbuhkan keterampilan berpikir kritis. Selain itu, kita juga perlu mendorong generasi muda untuk mengambil tindakan dengan cara yang positif, seperti melalui kegiatan berkebun bersama, kegiatan konservasi hutan, atau survei satwa.
Cara lainnya, ialah perlunya mewaspadai potensi jebakan media sosial dan diseminasi informasi publik lainnya. Meskipun sangat ampuh dalam meningkatkan kesadaran dan memobilisasi dukungan, media sosial juga dapat digunakan untuk menyebarkan hoax, atau bahkan memicu ketakutan dan kepanikan, sehingga perlu diwaspadai.
Jadi perlu adanya regulasi dan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran semua pihak akan perubahan iklim sebagai upaya untuk memperbaiki lingkungan dan mendukung ekonomi berkelanjutan. Sosialisasi dapat dilakukan mulai dari anak-anak ditingkat pendidikan paling dasar dan dari dalam keluarga. Hal tersebut diharapkan akan meningkatkan kesadaran untuk menjaga dan memperbaiki lingkungan dengan memulai kebiasaan baik sejak anak usia dini
Yuk share mimpi kamu terhadap penanganan isu perubahan iklim dan perlindungan hutan!
Berikan saranmu #UntukmuBumiku sehingga menjadi bagian dari #TeamUpForImpact.
Semangat #MudaMudiBumi dan terus #BersamaBergerakBerdaya

Komentar
Aku ngebayangin anak-anak di sekolah diajakin nanam pohon, atau melakukan eksperimen tentang alam. Dulu di sekolah aku pernah soalnya. Sesederhana diajak jika tumbuhan itu "bernafas" dan kasih manusia oksigen. Takjuuub.
Yang jelas sih, sekecil upaya yang dilakukan, tentu berdampak sangat besar demi lingkungan dan bumi kita.
Lanjut belajar bikin kompos dll.
Kelak, ketika generasi kita tergantikan, generasi harus bisa lebih sadar dan memikirkan berbagai taktik jitu agar kehidupan yang sustainable bisa terus berlanjut.
Satu langkah kecil mungkin tidak terlihat berarti namun jika diikuti banyak orang akan memberikan dampak positif
Bisa sih sebenernya utk dijadikan kompos, tapi rumah kami yg memang tidak ada halaman agak susah mau membuat itu. Akhirnya aku berusaha utk masak secukupnya, dan pastiin anak2 harus habis makannya.
Hal2 kecil, yg sbnrnya bisa sangat mempengaruhi perubahan iklim asalkan konsisten. Semoga dengan bantuan pemerintah dan warga lain, kita bisa lah sama2 menjaga bumi yg nantinya mempengaruhi ke iklim juga
Tahun lalu anak2 di sekolahku dibawa ke hutan mangrove untuk menanam mangrove yaah tindakan kecil, tapi setidaknya anak2 tahu pentingnya menjaga alam.
Aku jadi memikirkan banyak hal karena pastinya ide anak muda zaman sekarang akan bisa terus berjalan dengan kerjasama yang baik dari berbagai pihak, terutama Pemerintah.